You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Proses Pengerukan Lumpur di Saluran Jl RE Martadinata Selesai
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Pengerukan Lumpur di Saluran Air Jl RE Martadinata Selesai

Proses pengerukan lumpur di saluran air sepanjang Jalan RE Martadinata, Tanjung Priok, oleh Suku Dinas Tata Air Jakarta Utara rampung dikerjakan. Panjang saluran air yang menjadi fokus pengerukan kurang lebih 600 meter.

Di sana sering timbul genangan kalau hujan. Kalau ada genangan kita tuntaskan hulu sampai hilirnya

Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Utara, Herning Wahyuningsih mengatakan, pengerukan lumpur yang berlangsung selama 1,5 bulan ini bertujuan untuk mengatasi genangan yang kerap merendam jalan tersebut setinggi 20 sentimeter. Sebab, sedimentasi di saluran tersebut cukup parah.

"Di sana sering timbul genangan kalau hujan. Kalau ada genangan kita tuntaskan hulu sampai hilirnya. Hulunya di Taman Bahari hilirnya di Kali Tirem. Lumpur nyaris setinggi saluran," ujar Herning, Sabtu (6/8).

Normalisasi Saluran PHB Mawar Cegah JIC Tergenang

Menurut Herning, kedalaman eksisting saluran bervariasi, mulai dari 80 sentimeter sampai 120 sentimeter. Namun karena sedimentasi, saluran air mengalami pendangkalan. Butuh ribuan karung untuk menampung karung yang sudah dikuras petugas.

"Hari ini selesai. Pengerjaan tidak menggunakan alat berat, semua manual. Semoga saluran sanggup menampung air jadi nggak tergenang lagi," tandas Herning.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5233 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1843 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1777 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1752 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1572 personAnita Karyati